Lompat ke isi

Assalamu'alaikum, wr.wb.
Segala puji bagi Allah Rabbul 'alamin, salam dan sholawat semoga terlimpahkan selalu kepada nabi Muhammad SAW, beserta para keluarga, sahabat dan para pengikutnya, amin
Semoga situs ini ada manfaatnya bagi para pembaca dan dapat menjadikan bahan renungan dan referensi untuk menjalani kehidupan yang sebentar saja di alam fana ini.
Kami yakin dalam pembuatan situs ini masih banyak kekurangan, untuk itu kami berharap bagi para pembaca untuk dapat meninggalkan komentar atau mengisikan kritik dan saran di halaman curhat.
Wassalam, ....

Hakikat Hijrah

23 Januari 2012


إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَئِكَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَالَّذِينَ
آمَنُوا وَلَمْ يُهَاجِرُوا مَا لَكُمْ مِنْ وَلايَتِهِمْ مِنْ شَيْءٍ حَتَّى يُهَاجِرُوا وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ إِلا عَلَى قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertoIongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi. dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, Maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, Maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada Perjanjian antara kamu dengan mereka. dan Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan”. (Qs. Al Anfaal : 72). Read more…

Kekhalifahan Islam

23 Januari 2012

http://www.khilafatulmuslimin.com/blog/kekhalifahan-islam

Dari kata خَلَفَ – يَخْلُفُ – خِلاَ فَةً artinya pengganti atau wakil.

Manusia adalah hamba Allah (‘Abdun) juga sebagai Khalifah Fil Ardhi. Sebagai ‘abdun dari kata عَبَدَ – يَعْبُدُ – عِبَادَةً berkewajiban menghambakan diri hanya kepada Allah semata (‘Abdullah) membuktikan ketundukan, kepatuhan dan penyerahan diri hanya kepada Allah Subhanahu Wata’ala dengan membersihkan diri dari segala bentuk kemusyrikan. Read more…

10 Kesalahan dalam Mendidik Buah Hati

23 Januari 2012

http://www.khilafatulmuslimin.com/blog/10-kesalahan-dalam-mendidik-buah-hati

1. Kurang Pengawasan/ tidak meneladani.

Seringkali para orang tua membiarkan buah hatinya bermain diluar rumah tanpa pengawasan langsung . Umi merasa enggan mengawasi buah hatinya bermain diluar rumah dengan alasan sibuk bersama sikecil, ataupun sebab lain sehingga pengawasan diserahkan pada orang lain. Jangan heran bila ketika kembali kerumah Buah Hati banyak mendapat ‘pelajaran baru’ yang tidak sesuai dengan kaidah islam sendiri. Artinya, kedua orang tua tak mampu memberikan teladan yang baik karena buah hati lebih banyak bermain diluar dari pada didalam rumah dalam bimbingan orang tua.. Read more…

Tugas Ibu Rumah Tangga Bukan Pekerjaan Remeh

23 Januari 2012

http://www.khilafatulmuslimin.com/blog/tugas-ibu-rumah-tangga-bukan-pekerjaan-remeh

Di kala Islam mewajibkan seorang suami untuk memberi nafkah kepada keluarga, pada hakikatnya dia (suami) memberi ganti kepada istri dari curahan tenaganya demi pendidikan anak-anak serta perhatiannya yang penuh pada pengembangan risalah nya yang bersifat fitrah. Dan orang yang menganggap remeh tugas “ibu rumah tangga” adalah orang yang tidak mengetahui pentingnya peran ini dan pengaruhnya yang prospektif pada per kembangan moral dan social bangsa, baik sekarang mau pun pada masa yang akan datang. Read more…

Kedengkian

23 Januari 2012

Oleh : Ummu Mujahid

Hati ibarat kapas yang mudah terombang-ambing tanpa arah, terkadang banyak juga penyakit hati yang timbul antara sesama Muslim dan Muslimah, dan salah satunya adalah rasa dengki. Dengki itu sangat berbahaya, bukan hanya bagi diri pemiliknya tetapi juga bagi masyarakat luas. Dengki itu kata hadist nabi ibarat setitik api yang dapat membakar kayu bakar seberapapun banyaknya. Ia juga bagaikan pisau cukur yang bisa mencukur bersih amal seseorang. Read more…

Strategi Dakwah Dan Penerapannya Di Zaman Ini

23 Januari 2012

Oleh: Ustadz Zulkifli Rahman (Amir Daulah Khilafatul Muslimin)

Alhamdulillaahi Robbil ‘Aalamiin, Wal ‘Aaqibatu Lil Muttaqiin, Wala Udwaana illaa Alaz Zhoolimiin,

Asyhadu an laa ilaaha illa Llaah, Wa asyhadu anna Muhammadan Rasuulullaah,

Allaahumma Sholli wa Sallim wa Baarik Alaih………

“Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka kitab dan Hikmah (As Sunnah). dan Sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata, “(Qs. 62 Al-Jumu’ah : 2) Read more…

KHILAFAH DAN HARAPAN UMMAT, ANTARA IDEALITA DAN REALITA ”

5 Juni 2011


Oleh: Ahmad MS

“Apa yang dilakukan oleh Khilafatul Muslimin terhadap nasib Kaum Muslimin di Palestina yang dijajah Israel?”, “Apa upaya Khilafatul Muslimin dalam mengentaskan kemiskinan ummat?”, “Apa usaha dari Khilafatul Muslimin dalam rangka menangkal serangan musuh-musuh Allah terhadap ummat Islam?”, berbagai pertanyaan tersebut diatas dan masih banyak pertanyaan serupa lainnya begitu akrab di telinga warga Khilafatul Muslimin, terutama para da’i yang banyak waktunya digunakan untuk mendakwahkan pelaksanaan sistim Khilafah. Read more…

REFLEKSI DAKWAH RASULULLAH MEMPERSATUKAN UMMAT MENUJU TERWUJUDNYA MADINAH

21 Mei 2011

Oleh : Ahmad MS

Semua ajaran yang telah atau pernah eksis di pentas kepemimpinan global dari jaman lampau hingga dewasa ini memiliki satu kesamaan, yaitu memenuhi syarat dukungan mayoritas ummat. Adanya basis dukungan dari ummatlah yang membuat mereka bisa tampil dan mengekspresikan corak dan warna kepemimpinan sesuai kehendak ideologi yang melatarinya. Dengan demikian dukungan mayoritas adalah sunnatullah bagi kepemimpinan –baca kekuasaan-, Allah subhaanahu wa ta’aala baru akan memberikan hak kepemimpinan kepada siapa saja yang telah mampu memenuhi syarat ini, sehingga para Nabi yang notabene utusan Allah, mendapat backing langsung dari-Nya, do’a-do’anya segera diijabah, dibantu prajurit dari jenis malaikat pun tidak mendapatkan hak kepemimpinan jika tidak didukung oleh ummat yang menjadi mad’unya, sehingga tercatat dalam sejarah, kondisi para Nabi amat beragam satu sama lain sebagai pelajaran bagi ummat setelahnya, mulai dari yang diusir oleh kaumnya seperti Nabi Yunus alaihis salam hingga yang memegang tampuk kepemimpinan global, seperti Nabi Daud alaihis salam dan Nabi Sulaiman alaihis salam yang dikuasakan Allah tidak hanya terhadap makhluk jenis manusia tapi juga jin hingga burung yang terbang dan angin yang berhembus. Read more…

Perjalanan Da’wah (Oleh : Ahmad MS)

10 November 2010

KHILAFATUL MUSLIMIN KEAMIRAN UMMIL QURO SUMBAWA BESAR,
TERJUNKAN TENAGA DA’I DI DAERAH ALAS BARAT


Sejak Malam Jum’at, 28 Dzulqo’dah 1431 H (04/11/10) Ummul Quro Sumbawa Besar menurunkan sebanyak 4 orang tim da’i yang terdiri dari; Ust. Abu Auliya’, Ust. Muhammad Akbar, Ust. Salman dan Ust. Sumardin. Tim yang dipimpin oleh Ust. Abu Auliya’ dari Wilayah Dompu tersebut datang ke Alas Barat lebih tepatnya di Lab. Mapin, Mapin Rea dan Mapin Kebak (masing-masing 3 hari di satu tempat) untuk melaksanakan dakwah, silaturrahim, sosialisasi dan diskusi dengan warga masyarakat mengenai pentingnya kembali kepada sistim Khilafah Islamiyyah sebagai wadah pemersatu ummat untuk tegaknya syari’at Islam. Di tempat pertama yang didatangi oleh tim ini, Labuhan Mapin telah berbai’at sebanyak 6 orang warga, sedangkan di Mapin Rea di hari kedua saja atas izin Allah telah menyatakan bergabung juga sebanyak 10 orang warga masyarakat kepada Jama’ah Khilafatul Muslimin. Selanjutnya setelah 3 hari di Mapin Rea, direncanakan pada Kamis hingga Sabtu, 4-6 Dzulhijjah 1431 H (11-13/11/10) tim ini akan pindah ke Mapin Kebak untuk aktifitas yang sama. Selama melaksanakan kegiatannya tim dibiayai dari Baitul Maal Ummul Quro Sumbawa Besar dan Kemas’ulan-kemas’ulan setempat dan untuk konsumsi didatangkan dari rumah-rumah warga jama’ah atas koordinasi Mas’ul Ummah. (Ahmad MS atas Lap. Andy, Ust. Khairul Amal Baraja’, Mapin Alas Barat).

Perjalanan Da’wah (oleh: Ahmad MS)

10 November 2010

KHILAFATUL MUSLIMIN WILAYAH SUMBAWA BARAT
LAKUKAN PENGIRIMAN DA’I KE DENPASAR BALI

Malam Ahad, 23 Dzulqo’dah 1431 H (30/10/10), Ust. Abdurrahman Al Muhajirin akhirnya sampai di Kota Denpasar, Bali dalam rangka perjalanan dakwahnya di Pulau Wisata tersebut. Setelah berkoordinasi dengan Amir Wilayah Sumbawa Barat, program ini kemudian digulirkan sebagai program dakwah dan sosialisasi dari Wilayah Sumbawa Barat. Diiringi doa restu dari Amir Wilayah Sumbawa Barat, Ust. Zulkifli Rahman dan warganya Ust. Abdurrahman berangkat menuju Denpasar beberapa hari sebelumnya untuk tinggal dan berdakwah di tempat tersebut. Di Denpasar, beliau disambut baik oleh salah satu warga Khilafatul Muslimin Denpasar, Bapak Ismanto, beliau adalah Mas’ul Ummah ketika Kemas’ulan Denpasar aktif berjalan. Bahkan Khalifah, Ust. Abdul Qadir Hasan Baraja pernah singgah di tempat ini sekitar 3 tahun lalu dalam lawatannya ke Wilayah Nusa Tenggara. Terakhir pada 29 Dzulqo’dah 1431 H (06/11/10), Ust. Abdurrahman sudah mulai aktif silaturrahim dan melakukan pembagian Maklumat Kekhalifahan dari Masjid ke Masjid dan Harokah-harokah Islam yang ada di Denpasar yang disambut dengan cara beragam oleh obyek yang ditemuinya. Dari awal berada di Denpasar, Ust. Abdurrahman ditampung juga oleh seorang rekan Jama’ah Tabligh asal Bima, NTB.(Ahmad MS atas Lap. Abdurrahman Al Muhajirin, Denpasar Bali).

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.